Apa Kabar Surakarta – Imigrasi Surakarta resmi menetapkan lima Desa Binaan Imigrasi baru di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta melaksanakan peresmian ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) langsung di tingkat desa.

Lima desa yang kini menyandang status Desa Binaan meliputi Desa Gaden, Kalikebo, Palar, Wonosari, dan Jatipuro. Penetapan tersebut menandai komitmen Imigrasi dalam membangun sistem pencegahan berbasis masyarakat melalui edukasi dan pengawasan keimigrasian yang lebih dekat dengan warga.
Program Desa Binaan Imigrasi merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program ini menitikberatkan upaya pencegahan TPPO dan TPPM dengan melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Melalui pendekatan ini, Imigrasi mendorong masyarakat untuk memahami risiko kejahatan perdagangan orang dan penyelundupan manusia sejak dini.
Baca Juga : Bupati Hamenang Kukuhkan Satgas untuk Tangani Sampah di Klaten, Bakal Edukasi Masyarakat
Dalam pelaksanaannya, Imigrasi memberikan pendampingan, sosialisasi, serta edukasi keimigrasian kepada perangkat desa dan masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup prosedur kerja ke luar negeri yang legal, bahaya jalur nonprosedural, serta peran masyarakat dalam melaporkan indikasi pelanggaran keimigrasian.
Penetapan lima desa binaan ini juga melibatkan koordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Klaten dan Pemerintah Kecamatan Trucuk. Masukan dari pemerintah daerah menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan desa-desa yang membutuhkan penguatan pengawasan dan edukasi keimigrasian.
Imigrasi Surakarta berharap kehadiran Desa Binaan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya migrasi yang aman dan legal.
Dengan meresmikan desa binaan ini, Imigrasi menegaskan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari kejahatan lintas negara. Sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat di Kabupaten Klaten.






